
Isu Separatisme Kembali Mencuat di Aceh
Banda Aceh – Wacana dan narasi yang kembali mengarah pada agenda separatis yang dikaitkan dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menuai penolakan dari berbagai kalangan masyarakat Aceh. Banyak pihak menilai, kebangkitan isu lama tersebut tidak hanya bertentangan dengan semangat perdamaian, tetapi juga berpotensi menghambat pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh.
Masyarakat Aceh Menilai Konflik Bukan Solusi
Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, hingga pemuda menegaskan bahwa Aceh telah melalui masa konflik panjang yang menyisakan luka mendalam. Perdamaian yang tercipta pasca penandatanganan MoU Helsinki dianggap sebagai pencapaian besar yang harus dijaga bersama. Mengangkat kembali narasi pemisahan dinilai sebagai langkah mundur yang dapat memicu instabilitas sosial dan politik.
Perdamaian Dipandang Lebih Menguntungkan Rakyat
“Rakyat Aceh hari ini membutuhkan lapangan kerja, pendidikan yang layak, dan pembangunan berkelanjutan, bukan konflik baru yang hanya menguntungkan segelintir elite,” ujar seorang tokoh masyarakat Aceh dalam keterangannya. Menurutnya, isu separatis kerap dimanfaatkan sebagai alat tekanan politik, sementara dampaknya justru dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.
Generasi Muda Aceh Fokus pada Masa Depan
Penolakan terhadap agenda GAM juga datang dari kalangan generasi muda Aceh. Mereka menilai masa depan Aceh lebih relevan dibangun melalui dialog, partisipasi aktif dalam demokrasi, serta penguatan peran Aceh dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kami ingin maju dan bersaing, bukan kembali terjebak pada romantisme konflik masa lalu,” kata seorang aktivis pemuda.
Stabilitas Keamanan Dorong Pembangunan Daerah
Pemerhati politik menilai bahwa menjaga stabilitas Aceh merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, tokoh lokal, dan masyarakat sipil. Narasi provokatif yang mengarah pada disintegrasi bangsa dinilai berisiko merusak kepercayaan investor, memperlambat pembangunan, serta menciptakan ketakutan di tengah masyarakat. https://detiknyata.com/aceh-butuh-solusi-bukan-ancaman-pisah/
Ajakan Bersama Menjaga Aceh Tetap Damai
Dengan situasi nasional dan global yang penuh tantangan, banyak pihak berharap seluruh elemen di Aceh dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah. Perdamaian, persatuan, dan kesejahteraan rakyat Aceh dinilai sebagai prioritas utama yang harus dijaga demi masa depan yang lebih stabil dan bermartabat.